uncategorized

Kesibukan

“Sibuk ya?” tanyamu di suatu waktu. Kalimat andalanmu untuk mengawali percakapan, denganku. Dan aku, seperti biasa, mengangguk tanpa bersuara.

“Ya ya ya. Kamu dan kesibukanmu. Kuliah, organisasi, kerja, belum lagi kesibukanmu dirumah mengurus adikmu. Kamu nggak capek gini terus?” Aku menghela nafas. Kudengar nada bicaramu yang lain dari biasanya. Entah karena apa, atau hanya perasaanku saja.

“Kalo capek, pastilah capek. Tapi aku lebih memilih seperti ini..” jawabku singkat.

“Kenapa? jangan katakan kamu ingin menjadi bermanfaat dan punya makna. walaupun mungkin memang itu alasanmu, tapi ayolah, menjadi bermanfaat dan punya makna tidak harus dengan cara menjadi sibuk. banyak cara…”

“Bukan.” kataku memotong pembicaraanmu yang sok tahu itu. “Bukan karena itu..” kuhela nafas, dan kuberanikan diri menatapmu. “dibalik kesibukan, ada sesuatu yang sedang berusaha dilupakan.”

kamu diam, aku diam. hening menyertai kita. aku tidak berani menatapmu lagi.

“Sesuatu? atau aku?”

One thought on “Kesibukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s