uncategorized

Hati apa kabar?

2013

“Hati apa kabar?” Begitu tanyamu. Hmm. Aku cuma bisa tersenyum kecut dan tertawa dalam hati.

“Kosong..” jawabku sekenanya.  Kemudian kamu menatapku iba. Mata memang tidak pernah bisa berbohong kan? Apalagi kamu, mengenalku dengan sangat baik. Lebih baik dari siapapun.

Aku melihatmu menghela nafas. Menatapku seolah-olah aku makhluk paling menyedihkan. “Mati rasa ya?” sekali lagi aku tertawa dalam hati. Kamu memang terlalu.

Aku diam dan membuang muka. Tidak perlu aku jawab kan? Toh kamu sudah tahu jawabannya.

Sudah ya. Jangan dilanjutkan. Aku bertemu denganmu bukan untuk mengingat yang menyedihkan. Lagipula itu tidak penting. Tidak peduli bagaimana keadaannya, setidaknya aku masih punya hati.

***

2014

“Hati apa kabar?” Begitu tanyamu. Aku memelukmu erat kemudian menatap matamu. Aku selalu tahu, aku tidak perlu menjawab dengan kata. Kamu selalu bisa memahamiku tanpa aku harus bicara.

“Luar biasa baiiiiik hahaha” Kamu tertawa. Ah kamu ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s