uncategorized

Berantakan

Semenjak hari itu, kamu tahu? semua menjadi berantakan.

Aku tidak pernah menyangka. Dan bahkan hingga detik ini pun, detail kejadian itu masih jelas tergambar dalam benakku. Kamu, tega. Terlalu.

Aku sudah pernah bilang. Hati-hati. Tapi kamu, tidak pernah mau mendengarkan. Terus saja main-main. Seperti anak kecil! Aku benci.

Mungkin dari awal kita tidak perlu bertemu saja jika ternyata akhirnya jadi begini. Kamu pikir kamu siapa? dan… kamu pikir aku ini apa?

Kamu tahu aku tidak pernah bisa marah. Apalagi, kepadamu. Tapi sejak hari itu, aku.. membencimu. Lebih buruk dari sekedar ‘marah’ bukan?

Terima kasih sudah membuat semuanya menjadi berantakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s