uncategorized

Tolong

Tolong. Semua orang pasti ingin dimengerti, dipahami. Kamu. Dia. Mereka. Saya juga begitu. Tapi memang, nggak akan pernah ada orang yang benar2 mengerti kita.

Sayangnya, kadang kita nggak mau bilang kita mau dimengerti yang seperti apa. Akhirnya semua orang salah menyikapi kita dan kita menyalahkan mereka.. karena mereka nggak bisa ngerti.  Sebenarnya salah kita juga sih. Minta dimengerti tapi nggak mau bilang seperti apa, kayak gimana. Lah, dikira semua orang bisa baca hati dan pikiran kita?

Nah, karena itu saya mau bilang disini. Dengan penuh rasa hormat dan rendah hati, saya minta tolong sama temen2 buat memahami saya. Memang siapa saya, berani2nya minta kalian buat memahami saya? Saya teman kalian🙂

Oke. Saya orangnya serius dan sensitif. Sekali. Jadi tolong jangan dibercandain. Trus saya juga nggak suka kalo orang2 ribut ngurusin urusan saya. Komen ini itu lah. Biarkan saya berekspresi sesuka saya. Selama masih wajar dan nggak melanggar larangan Allah. Sah sah saja kan saya mau seneng, marah, sedih, galau, alay.. Biarin aja. Ini hidup saya dan biarin saya ngerasain apa yang lagi saya rasain. Saya sangat terganggu dengan teman2 yang suka komentarin apa yang saya rasain. Kalo lagi seneng dibilang alay lah. Kalo lagi sedih dibilang galau terus lah. Dan saya paling sebel kalo disuruh berhenti ngelakuin apa yang saya suka atau apa yang lagi saya rasain. Saya lagi sedih dibilang jangan sedih mulu. Saya lagi seneng dibilang jangan kesenengan dulu. Duh maaf ya teman2, biarin aja ya saya ngerasain apa yang lagi saya rasain. Plissss.

Ah ya, saya minta maaf kalo saya suka nggak bisa nahan emosi dan jadi kasar sama kalian. Ngomongnya nyakitin. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Tapi saya nggak akan ngomong kasar kalau kalian nggak nyakitin saya duluan. Sekali lagi maaf. Selama ini mungkin saya terlihat sebagai orang baik dan mengaku sebagai orang baik. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Orang baik itu nggak bilang dia orang baik. Jadi kalau selama ini saya ngaku saya orang baik.. itu artinya saya belum jadi orang baik. Saya minta maaf sebesar-besarnya.

Kalo lagi curhat juga gitu. Kalau saya curhat dengan kamu, itu berarti saya percaya sekali dengan kamu. Karena saya nggak curhat dengan sembarang orang. Nah kalau sudah begitu, yang harus kamu cuma satu. mendengarkan. Nggak perlu kasih wejangan macem2 kalo saya nggak minta. Toh saya sudah besar, tau mana yang baik dan buruk dan apa yang harus saya lakukan. Jadi tolong kalau saya curhat, didengakan saja. Kan saya kalau curhat juga tanya dulu, kamu sibuk apa nggak. Ya kan?

Saya rasa udah itu aja yang pingin saya sampaikan. Maaf jika saya ingin dimengerti. Bukankah itu sifat yang dimiliki setiap manusia? Nah, kamu boleh kok bilang ke saya apa yang seharusnya atau sebaiknya saya lakukan untuk bisa mengerti kamu. Kan enak kalau kita bisa saling mengerti. Kita teman, bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s