quotes

di “OH” in aja

Bismillah..

Jadi gini.. ketika kuliah ekologi kesehatan, ibu dosen memberikan sedikit wejangan, yang itu tuh bener-bener ngeh hehe. Pingin nge share disini, supaya kamu juga bisa baca dan tauu🙂

Kita pasti sering kan cekcok sama temen, sodara, atau siapapun?

Bisa karena salah paham, atau karena saling menyakiti hehe, atau beda pendapat, beda pemahaman, yaah.. paling banyak mungkin karena “perbedaan“.

Manusia emang diciptakan dengan beragam karakter dan kepribadian. Nah gimana dengan perbedaan itu kita bisa saling belajar, saling memahami, hidup rukun damai sentosa sejahtera wkwk.

Sebenernya yang bikin masalah satu sama lain itu karena menomorsatukan “ego“. Iya nggak sih? *dih aku sotoy bet*

Masing-masing ingin menang sendiri, ngerasa paling bener, paling baik, paling-paling lah hehe.

Yah, dan parahnya manusia itu *termasuk aku, aku kan juga manusia wkwk* manusia selalu peka banget sama kesalahan orang lain, tapi nggak ngeh sama kesalahan diri sendiri, “nggak ngaca“.

Dan ketika melihat kesalahan orang lain, pasti langsung komentar macem2, “kamu kok gini..” “kamu tuh harusnya gini..” yaa semacam itulah. Padahal manusia itu nggak suka kan kalo di complain, di protes, disuruh berubah. Alhasil jadinya cekcok deh. Paling sering sih gini “kamu nggak ngertiin aku!” “diem deh ini hidupku, bukan urusanmu!” *wkwk ini aku banget haha, malu deh*

Kata Tere Liye nih…. “Manusia adlh pengacara yg hebat untuk kesalahan diri sendiri. Tapi berubah jadi hakim yang mahsyur untuk kesalahan orang lain.”

Yaaah tapi ibu dosen bilang.. di “oh” in aja lah.. tapi dengan nada turun lo yaa bukan nada tinggi ngajak gelut.. wkwk

Balik lagi ke diri sendiri, kita harus bisa mengerti mereka. Saling mengerti lah. Kalo liat sifat buruk mereka, atau kekurangan mereka.. di “oh” in aja.. yaa kalaupun mereka keterlaluan sampe melakukan perbuatan yang dilarang Allah ya kita harus meluruskan.. mengingatkan, dengan cara yang baik, cari waktu yang tepat.

Okay? Mari kita introspeksi diri menjadi pribadi yang lebih baik🙂

Semoga kita bisa saling memahami dan mengerti karena kita semua ini bersaudara😀

Terakhir… mau bagi quote dari Tere Liye nih😉

Kita tidak akan pernah menemukan orang yang benar2 memahami kita, tahu kebiasaan kita, mengerti semua tentang kita. Impossible.

Tapi kita bisa menemukan orang yang sungguh2 bersedia memahami kita. Dan itu lebih dari cukup, sepanjang kita juga sungguh2 bersedia memahaminya.

2 thoughts on “di “OH” in aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s