cerita riris · friendship

Untukmu Sahabat

“Dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahan”

 

Berpisah?

Setelah apa yang telah kita lalui bersama?

Setelah segala hal terjadi diantara kita?

Kenapa harus ada perpisahan?

 

Menyapa malu-malu

Kemudian berkenalan

Entah sejak kapan menjadi dekat

Melalui hari-hari bersama, entah menyenangkan atau menyebalkan.

Sekarang? b e r p i s a h . . ?

 

Ya Allah.. mereka sahabatku. Sahabat baikku. Mereka yang dengan tulus mau berteman denganku. Menerima segala kekuranganku. Menerimaku apa adanya.. hanya mereka ya Allah. Aku tidak butuh banyak teman. Aku hanya butuh orang-orang seperti mereka ya Allah. Rasanya berat sekali melepas mereka pergi. Berat sekali ya Allah.

Aku tau mereka pergi untuk cita-cita mereka. Mereka pergi untuk itu. Aku sungguh tidak berhak melarang mereka pergi.  Tapi berat sekali ya Allah.. berat sekali. Perpisahan ini memang tidak selamanya.. tapi semuanya tidak akan pernah sama lagi. Tidak akan sama lagi. Aku pernah merasakannya. Setelah berpisah, meskipun masih bertemu lagi, tapi.. berbeda. Segalanya berubah. Berbeda.

Ya Allah.. kumohon jaga mereka disana. Di tempat mereka mengejar cita-cita mereka masing-masing. Yakinkan hatiku ya Allah.. aku akan baik-baik saja tanpa mereka. Yakinkan aku ya Allah, Engkau akan mengirimkan orang-orang seperti mereka untukku, Engkau akan mengirimkan orang-orang yang lebih baik untuk mereka. Jagalah ukhuwah ini ya Allah. Pertemukanlah kami kembali ya Allah, di masa depan yang cerah.

Ya Allah, bagaimanapun juga, semua ini sudah Engkau atur sebaik-baiknya. Engkau mengirim mereka dalam hidupku untuk memberi kebahagiaan, pelajaran, dan cinta. Engkau mengambil mereka karena peran mereka disini sudah selesai. Saatnya mereka mengambil peran lain dalam babak baru kehidupan mereka. Meraih mimpi dan harapan mereka.

Teman-teman.. terima kasih atas semua yang telah terjadi diantara kita. Meskipun kadang kalian juga menyebalkan hehe. Aku juga nyebelin kok ya :p Aku minta maaf yaa

Barakallah sudah diterima di univ yang kalian inginkan. Yang memang lebih bagus dari univ ku. Tapi kalian jangan ngejek aku ya. Univ ku juga bagus kok. Sukses itu tidak dilihat dari univ ataupun fakultas yang kita pilih. Tapi dari kita sendiri. Tidak ada univ dan fakultas buangan. Semuanya penting. Rezeki juga sudah diatur sama Allah kan😉 Tapi tetep kita juga harus berusaha.

“Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali mereka mengubahnya sendiri”

Pesen juga buat temen-temen yang belum berhijab, yuk berhijab😉 Sebagai bukti ketaatan kita sama Allah. Supaya kita diridhoi Allah. Ingat tujuan kita hidup itu untuk beribadah kepada Allah🙂

Yang sudah berhijab, yuk sama-sama perbaiki akhlak kita. Lebih mendekatkan diri pada Allah. Semoga kita semua menjadi pribadi yang sholihah, menjadi muslimah yang kaffah🙂 Aamiin.

5 thoughts on “Untukmu Sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s