quotes

Quotes

Hai😀 kali ini aku mau berbagi beberapa kalimat bijak dari salah satu novel karangan penulis favoritku. Chekidot!

 

“Aku tahu apa artinya sebuah kesedihan. Aku pernah mengalaminya. Percuma berdiri disini sepanjang hari, sepanjang tahun, tidak akan membantu. Tidak ada yang bisa membantu selain waktu. Tetapi agar waktu berbaik hati, kita juga harus berbaik hati kepadanya, dengan menyibukkan diri. Sendiri hanya mengundang rasa sesal. Sepi hanya mengundang lipatan-lipatan kesedihan lainnya.”

 

“Ada banyak cara menikmati sepotong kehidupan saat kalian sedang tertikam belati kesedihan. Salah-satunya dengan menerjemahkan banyak hal yang menghiasi dunia dengan cara tak lazim. Saat melihat gumpalan awan diangkasa. Saat menyimak wajah-wajah lelah pulang kerja. Saat menyimak tampian air yang membuat bekas di langit-langit kamar. Dengan pemahaman secara berbeda maka kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda pula. Memberikan kebahagiaan utuh –yang jarang disadari- atas makna detik demi detik kehidupan.”

 

“Kalian lihat kunang-kunang itu. Terbang dengan cahaya di ekornya. Kecil tapi indah. Seekor kunang-kunang hanya akan menyalakan ekornya semalaman, esok pagi, saat matahari datang menyapa hutan kecil ini, lampu kunang-kunang itu akan padam. Mati. Pergi. Tetapi mereka tidak pernah mengeluh atas takdir sesingkat itu. Mereka tidak pernah menangis atas nasib sependek itu. Malam ini, meski tau besok akan pergi, mereka tetap riang terbang menghiasi hutan. Menyalakan lampu. Memberi terang sekitarnya.”

 

“Bagi seorang gadis, menyimpan perasaan sebesar itu justru menjadi energi yang hebat buat siapa saja yang beruntung menjadi pasangannya, meskipun itu bukan lelaki yang dicintainya. Bagi seorang pemuda, menyimpan perasaan sebesar itu justru mengukung hidupnya, selamanya.”

 

“Dua puluh tahun dari sekarang kau akan lebih menyesal atas apa-apa yang tidak pernah kau kerjakan dibandingkan atas apa-apa yang kau kerjakan.”

 

“Apakah dunia memang begitu? Kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu jika kita terlalu menginginkannya. Kita tidak akan pernah mengerti hakikat memiliki, jika kita terlalu ingin memilikinya.”

 

“Sudah cukup. Terlalu lama maka semakin terasa hambar kenangannya, hilang rasa spesialnya. Bagiku jauh lebih menyenangkan menyimpan sepotong kejadian yang hanya selintas terjadinya. Itu akan membuat penasaran saat mengenangnya bukan? Dibandingkan kejadian yang kita rekam dengan kamera atau foto, yang kita lihat berkali-kali. Tidak ada celah untuk membayangkan lagi kenangan itu.”

 

“Begitulah. Jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang hanya selintas terjadinya. Bahkan dalam banyak kesempatan, jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang sepantasnya terjadi tapi kita tidak membuatnya terjadi, meski kita bisa dengan mudah membuatnya terjadi.”

 

“Tahukah kau? Untuk membuat seseorang menyadari apa yang dirasakannya, justru cara terbaik melalui hal-hal menyakitkan. Misalnya kau pergi. Saat kau pergi, seseorang baru akan merasa kehilangan, dan dia mulai bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya dia rasakan.”

 

Source: Sunset Bersama Rosie, Tere liye

One thought on “Quotes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s