cerita riris · friendship

Sahabat Kecilku

Akan kuceritakan seseorang yang sangat berarti untukku. Seseorang yang membawa keceriaan dalam hidupku. Kuperkenalkan, sahabatku Athia Hasna Nurhanifah. Panggil saja Hasna. Sesuai dengan namanya, dia cantik🙂

Aku kenal sama hasna waktu kelas 2 SD. Waktu itu Hasna murid pindahan. Aku bahkan masih ingat saat dia memperkenalkan dirinya di depan kelas. Dia menuliskan namanya di papan tulis tapi miring hehe. Setelah itu, aku dan teman-teman yang lain berkenalan sama Hasna. Tapi, habis itu aku lupa gimana aku bisa deket sama Hasna. Yang aku inget, aku sama Hasna itu dekeeeet banget. Nempel terus. Dimana ada Hasna, pasti ada aku. Oh ya, kami juga sama-sama suka serial kartun Tsubasa. Hihi. Kami tuh kayak Tsubasa sama Misaki, pasangan emas di kartun itu.

Setiap hari kan aku bawa bekal, dan dulu aku bisa dibilang cukup dermawan hehe. Tapi kadang waktu pelit ku kumat, aku sering ngajak Hasna ke kolong meja guru dan makan bekalku berdua, haha. Kalau makan siang, kami juga makan sepiring berdua. Aku sama Hasna pernah ngebikin permainan loo.. dari lagu Demi Masa nya Raihan. Terus dimainin sekelas. Hehe.

Pulang sekolah, kami selalu telpon-telponan. Dan kami bisa ngobrol lamaaaaaa banget sampai telponnya panas. Kadang, kalau liburan, aku sering main ke rumah Hasna, atau sebaliknya. Aku juga sering nginep di rumahnya, atau sebaliknya juga, hehe. Kami juga punya tos persahabatan :3 kalau ketemu atau pisah, kami tos.

Hasna itu punya adik 3, namanya farah, mufti, sama hanina. Hasna punya kucing dan kura-kura peliharaan. Kura-kuranya udah besar lo cemans. Eh tapi kadang Hasna ni jail. Aku kan takut sama kucing, tapi waktu aku main ke rumahnya, ditakut-takutin pake kucingnya .____.

Hasna itu orangnya lucu dan baiiiiiiiik banget. Pengertian, hehe. Alhamdulillah, dari kelas 2 sekelas terus sama Hasna. Dari kelas 2 Kholid, 3 Ka’ab, 4 Ja’far, 5 Sumayyah, dan 6 Khodijah. Di SDIT Harapan Bunda, tiap tingkat kelas hanya ada dua kelas. Kelas 5 dan 6, kelas akhwat dan kelas ikhwaan dipisah. Tapi sekarang, kelas 4 juga udah dipisah. Kayaknya semua guru udah pada tau kalo aku sama Hasna itu klop banget jadi nggak tega misahin kali yaa..

Oh ya, aku sama Hasna punya diary bersama lo.. warnanya pink dan ada gambar kelincinya. Namanya Chika. Ngisinya gantian. Sampai sekarang masih ada loo.. lagi dibawa Hasna. Unyuuu kaaan? :3

Nah, ini part sedihnya. Waktu kelas 6, aku sama Hasna janjian mau ngelanjutin sekolah bareng. Tapi, orang tua Hasna menyarankan Hasna sekolah di Khusnul Khotimah. Terus Hasna bikin surat buat aku, dia bilang dia bingung mau sekolah bareng aku apa di KH. Dia pingiiiiin banget sama aku, tapi dia juga pingin di KH. Tapi aku nggak bisa di KH soalnya jauh. Akhirnya aku bales suratnya Hasna. Aku bilang, yaudah kalau dia pingin di KH nggak papa, aku ikhlas. Asalkan yang terbaik buat Hasna. Aku nangis kejer waktu itu. Hasna sahabatku dan aku sayang banget sama Hasna. Nah, akhirnya, Hasna sekolah di KH dan aku di harbun. Kita berpisah jauuuuuuh banget. Waktu Akhirhussanah –wisuda- aku nangis sama Hasna. Hari itu tu bener-bener sediiiiiih banget. Terus kita foto bareng, senyum walaupun berlinangan air mata😥

Naaah, tapi persahabatan kami nggak berakhir kawan. Kami tetep jaga ukhuwah. Oh ya, waktu ulang tahunku ke 14, aku di kerjain. Waktu itu aku dipasrahi proposal dan harus dibawa waktu hari itu. Nah, pagi-pagi proposalnya nggak ada. Yaudah aku ke sekolah nggak bawa proposalnya. Di sekolah, aku dimarahin temen-temen. Aku nggak tau ternyata mereka bersekongkol sama adekku buat ngumpetin proposalnya. Nah, terus tiba-tiba ada seseorang menutup mataku. Waktu udah dilepas, aku kaget, seneng, terharu, pokoknya campur aduk perasaanku waktu tau itu Hasna. Aku meluk Hasna sambil nangis. Surprise banget :’) Hasna adalah kado terindah dihidupku :’)

Lulus dari SMP, Hasna balik lagi ke Semarang. Terus kami janjian mau daftar di smaga. Aku seneng banget bisa sesekolah lagi sama Hasna. Tapi, ternyata Hasna daftar smanda, mungkin karena lebih deket dari rumahnya. Aku sedih nggak sesekolah lagi sama Hasna, tapi seneng juga soalnya Hasna di Semarang lagi dan kami bisa sering ketemu. Aku jadi bisa curhat lagi sama Hasna. Seneng banget😀

Huhu, yang ini sedih lagi…😦 Hasna pindah ke Jawa Barat. Dan ini dia nggak cuma pindah sekolah, tapi pindah rumah juga😦 sedih banget Ya Allah. Hasna itu boleh dibilang sahabat terbaikku, tapi keadaannya, jarak memisahkan. Kami nggak bisa sering ketemu, nggak bisa sedekat dulu😦 aku kangen Hasna u,u

Hasna, terima kasih sudah menjadi seseorang yang membuat hidupku berwarna. Seseorang yang membawa keceriaan, kebahagiaan, dan persahabatan yang tulus. Makasih udah mau jadi sahabatku, mendengarkanku, mengerti dan memahami aku, menerimaku dengan segala kekuranganku.

Hasna, maaf ya selama ini aku punya banyak salah sama kamu. Mungkin aku terlalu egois dan sering nyakitin kamu.

Hasna, aku bahagia dan bersyukur punya sahabat kayak kamu😀 semoga suatu saat nanti Allah mempertemukan kita lagi yaa😉

4 thoughts on “Sahabat Kecilku

  1. aaaaaaa miss you so much!! :””””
    inget banget hari dimana kita dipisahkan :”
    pokoknya makasih banget buat selama ini, you are my best friend ever :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s