cerita riris · friendship

Lebih Dari Sekedar “Sahabat”

Kami berenam, mencoba mewarnai dunia.

Afina Fatimah : Pribadi yang tegas dan menyenangkan. Kamus Berjalan. Penuh perhatian, layaknya seorang kakak. Kadang kata-katanya nyelekit dan makjleb di hati, tapi tak apalah, Afina banyak memberi kenangan indah dalam hidupku.

Aprisa Anggie Praditya : Aku. Pribadi yang biasa aja tapi pingin jadi luar biasa. Pemalu tapi kadang malu-maluin. Kata orang, baik banget. Kadang manja, cengeng, mentel, bawel, lebay, sok, childish. Ekspresif. Perfeksionis.

Fathimah Fairuz Husna : Pribadi yang misterius. Tapi Ifat baik hati, dewasa, pinter gambar. Waktu jadi bendahara rohis, galak dan pelit, hehe. Selalu mengingatkanku ketika aku “melenceng”.

Hana Mufti Aulia : Pribadi yang tertutup. Keibuan. Unyu dengan badannya yang mungil dan imut. Pinter sekali. Hana susah dimengerti dan susah dibaca jalan pikirannya. Pendengar yang baik.

Khonsa Syahidah : Pribadi yang kreatif, penuh imajinasi. Supel. Pinter nulis, pinter nggambar, pinter pokoknya. Khonsa adalah orang pertama yang menjadi tempat curhatku. Mengerti aku.

Zahra Frida Intani : Pribadi yang melankolis. Hehe. Teman kecenganku. Suka Rio, Enzo, Siwon KW. Pinter gambar, pinter nulis. Tempat curhat keduaku. Bisa diandalkan. Tapi kadang sok imut dan mentel, hehe.

Bersyukur, Allah memberi mereka dalam hidupku. Mewarnai hari-hariku. Tak semua menyenangkan, tapi lebih banyak menyenangkannya. Banyak memberi pengalaman berharga yang mendewasakan aku. Khonsa dan Ifat, aku mengenal mereka sejak TK. Hana, aku mengenalnya kelas 1 SD dan pada waktu itu kami karab sekali. Di kelas kami bermain amigos x siempre, aku jadi Ana, Hana jadi Ibu Melisa. Selalu ketawa kalau inget itu. Kelas 5 aku mengenal Zahra. Dia murid pindahan dan langsung terkenal karena kepiawaiannya dalam menggambar. Afina, datang di hidupku ketika SMP. Dia tau banyak hal jadi kami menjulukinya “kamus berjalan”. Dia juga yang mengenalkan korea dan Siwon oppa :3. Tiga tahun di SMP, kami menjadi akrab. Sama-sama masuk OSIS, sama-sama masuk tim inti pramuka. Alhamdulillah. Setelah lulus, kami bersama-sama mencoba mendaftar salah satu sekolah favorit, SMA N 3 Semarang. Alhamdulillah, kami berenam masuk smaga, melanjutkan kisah kami, meninggalkan jejak-jejak kami🙂

 

4 thoughts on “Lebih Dari Sekedar “Sahabat”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s